Kumpulan Puisi Ari

Halaman 2 dari 2 Previous  1, 2

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

PUISI ARI II

Post  Maximill on Mon Nov 17, 2008 7:02 pm

Sejarah

Segala yang telah lalu adalah sejarah
Segala yang telah lewat adalah sejarah

Segala yang telah hancur menjadi sejarah
Segala yang telah rusak menjadi sejarah

Manusia adalah awal segala sejarah
Manusia adalah awal segala waktu

Manusia adalah awal dari segala kehancuran
Manusia adalah awal dari segala kerusakan

Kita telah belajar dari sejarah
Bahwa kita belum belajar apa-apa dari sejarah
Pada akhirnya
Kita adalah bagian dari pembentukan sejarah
Kita akan menjadi sejarah bagi dunia

Maximill
Tamu


Kembali Ke Atas Go down

PUISI ARI punya ADITYO Xb/1

Post  sebastian_was_here on Mon Nov 17, 2008 7:30 pm

DIAM

ketika kau datang
telah menyelimuti dirinya
tidak tahu akan keadaan apapun
tidak ada yang tahu apa yang terjadi

hanya ada kesunyian yang datang
tanpa jeritan sang juwita
tidak ada musik dangdut
dunia telah berubah menjadi dunia malaikat

tak ada bahasa yang keluar
kau menjadi penguasa
putih termakan hitam
hanya ada diam seribu bahasa




Pertama

pertama, ku bertemu dengan mu
tatapan matamu membuatku mataku melirik dirimu
senyum mu yang manis membuat hati ini bergejolak dengan dasyhatnya

pertama, ku berkenalan denganmu
keramahanmu membuat diriku nyaman
bibirmu mengeluarkan kata manis bagaikan dirimu

pertama, ku jatuh cinta padamu
kulakukan apapun yang dapat kulakukan untukmu
walau hati berdegup namun hati juga senang

pertama, pertama, dan pertama
selalu ada yang baru dalam dirimu
menjadi yang pertama bagiku

sebastian_was_here

Jumlah posting : 6
Join date : 08.11.08
Age : 24
Lokasi : di depan komputer, di atas kursi di bawah atap rumah gw

Lihat profil user http://johanessebastian.blogspot.com

Kembali Ke Atas Go down

TAMBAHAN

Post  sebastian_was_here on Mon Nov 17, 2008 7:32 pm

PUISI DI ATAS PUNYA ADITYO ARYO SENO XB/1[/i][u]

sebastian_was_here

Jumlah posting : 6
Join date : 08.11.08
Age : 24
Lokasi : di depan komputer, di atas kursi di bawah atap rumah gw

Lihat profil user http://johanessebastian.blogspot.com

Kembali Ke Atas Go down

Puisi ARI - Antony XB/4

Post  004 on Mon Nov 17, 2008 7:33 pm

Sederhana
sebuah kesederhanaan,
terpancar dari dalam,
dari dalam tempat yang sunyi,
tempat berkumpulnya para pejuang,
para pejuang yang berjuang demi hidup,
demi hidup dalam kesederhanaan.

berempat atau berlima sudah cukup,
membentuk sebuah simfoni bahagia,
walau tak banyak harta,
tetap saja tak banyak derita,
memikirkan hari ini makan apa?
memikirkan besok akan apa?
memikirkan kemarin ada apa?

emas berlian,
permata,
uang berjuta-juta,
bukan itu untuk masuk surga,
kebaikkanlah yang ada.

hanya sebuah kesederhanaan,
terpancar dari dalam,
berdoa di tiap malam,
memohon dan meminta berkat dari Yang Kuasa,
dalam kesederhanaan.

Ia dan Kita
Ia dan kita, sama
Ia dan mereka, juga sama

Ia ditinggikan,
Ia direndahkan,
Ia dicintai,
Ia dibenci,
Apa bedanya dengan kita?

Dia bisa bilang:”Pintar!”
Kita juga bisa
Dia bisa bilang:”Goblok!”
Kita juga bisa
Apa bedanya ia dan kita?

Perbedaan dalam kesamaan,
Kerasisan dalam kebhinekaan,
Keanarkisan dalam kesatuan,
Adakah bedanya ia dan kita?

004

Jumlah posting : 2
Join date : 17.11.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

PUISI ANDREW / XB / 2

Post  XB2 on Mon Nov 17, 2008 9:54 pm

MALAM PERTAMA

Ketika matahari masuk ke lubangnya
Kumelihat bintang
Menerangi kegelapan di hati ini
Yang cahayanya mengalahkan Bulan

Cahayamu meraih pandanganku
Kuterbang menuju bintangmu
Ingin kugenggam tanganmu dan tak kulepaskan
Meskipun jam pasir terus berbisik

Ku berusaha meraih bintangmu
Jam pasir terus berbisik
Aku tak dapat melawannya
Tak ingin rasanya kuakhiri malam ini

Cahaya bintangmu yang mengalahkan bulan
Akankah terulang kembali
Meskipun tidak, malam itu selalu ada di relung hatiku
Malam pertama di mana ku bisa melihat bintang yang begitu terang di hatiku

Embarassed

KAU

Indah rasanya saat mengenangnya
Senang rasanya saat mengingatnya
Malu rasanya saat membayangkannya

Saat - saat dimana ku berani tuk mengungkapkan perasaanku padamu
Saat - saat dimana aku dan kau sepakat untuk bersatu
Saat - saat dimana kau dan aku berjanji untuk bersama

Kini kumilikimu
Kan kusayangi dirimu sepenuh hatiku
Kan kujagaimu dan tak akan kulepaskan
Karena hanya kau, bidadari yang diutus Tuhan untuk menemani aku arungi hidupku

geek

XB2

Jumlah posting : 7
Join date : 05.11.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Puisi Ari milik Guntur

Post  gunturkeren on Tue Nov 18, 2008 12:12 am

judul di akhir puisi Very Happy

kulihat kau disini
kulihat kau disana
kau berada di dalam ku
kau berada dimana-mana

bagaikan awan putih ditengah-tengah langit hitam
yang bergerak serentak menutupi dan membuka jalan
satu sama lain

gerakanmu indah, santai dan sederhana
seperti engkau tak ada halangan dalam dunia
dalam kelompok, bersatu kau teguh
sendirian, tak berdaya, kau akan runtuh

pada suatu hari kumelihatmu
di persimpangan jalan antara hidup dan mati
tetap santai saja gerakanmu
walaupun kau berada di antara jalan dan rel kereta api

kau menghela nafas panjang..
melihat rekan-rekanmu satu per satu berjatuhan
melangkah lagi dari persimpangan jalan
kau tak melihatnya keluar dari terowongan

oh, betapa sedih hatiku!
betapa tenangnya raut wajahmu
warna putih bersih dan rambut hitammu...
tergantikan oleh percikan darahmu

kukatakan sekali pada wajahmu
melihat lagi mata tenangmu
kukatakan padamu...
selamat tinggal, wahai... sapiku....

sapiku (yang warnanya item putih itu lho)

gunturkeren

Jumlah posting : 4
Join date : 05.11.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

puisi II Ari milik guntur

Post  gunturkeren on Tue Nov 18, 2008 12:31 am

hanya sebuah cerita

melihat lagi perjalanan kita
melihat cerita yang kita tulis bersama
panjang sudah cerita kita,
walau pendek dibandingkan semua sastra di dunia

pengalaman kita yang tak tergantikan
pengalaman kita yang tak terlupakan
tercatat dalam buku pikiran yang terdalam
yang dibangkitkan oleh merdunya nyanyian malam

layaknya perbandingan...
suara detak jantung dan gemuruh halilintar
pijakan seekor semut dan terbangnya seekor elang
bagi mereka film ini hanya baru sebentar
selemah kertas, dibandingkan kuatnya tulang belulang

pengalaman ini yang terbatas
hanya satu bagian dari pengalaman dunia
hanya satu suara yang dibawakan oleh angin
hanya satu suhu yang tergantikan setiap musim

memang, sayang, cerita kita tiada apa-apanya
jika dibandingkan dengan segalanya
tapi kita tak tahu sampai sejauh mana dia
jika kita tak bersama selamanya...

gunturkeren

Jumlah posting : 4
Join date : 05.11.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kumpulan Puisi Ari

Post  B Hadi P on Tue Nov 18, 2008 5:05 pm

Maaf

Ingin ku sampaikan pesan ini
dari balik bukit Wonogiri
Tuk selesaikan semua masalah yang ada

Bukan maksud hati ini tuk' mainkanmu
Sekali kali ku tak pernah berniat buruk
Jangan berfikir begitu...
Jangan...

Kenyataan inilah yang menghentikan kita
tak bisa kita pungkiri bahwa kita berbeda keyakinan
ku sibuk dengan segala urusanku
ku tak dapat berikan perhatian yang kau inginkan
rasanya percuma kalau hubungan ini kita lanjutkan
jika pada akhirnya harus berakhir...

Kini juga...
kau tahu bahwa ku tlah titipkan hati ini pada orang lain
namun ku ingin kau tahu bahwa itu terjadi
setelah kita akhiri hubungan ini
bukan karena dia kita harus putus

Maaf...
karena ku tlah buatmu kecewa
karena ku tlah buatmu marah
karena ku tlah buatmu benci
karena ku tlah buatmu sakit hati
karena ku tlah buatmu mengangis

Oleh karena itu
ku hanya dapat berkata
maaf... maaf... maaf...

B Hadi P
Tamu


Kembali Ke Atas Go down

Re: Kumpulan Puisi Ari

Post  B Hadi P on Tue Nov 18, 2008 5:06 pm

One Bright Hope


Hari ini kujalani hidupku
namun semakin berat rasanya
tuk dapatkan dia

Rasa salah atas kelakuanku
pada dirinya membuatku takut
melukai hatinya yang lembut…

Berat rasanya hati ini tuk melangkah maju
sudah tak sanggup lagi bagiku
untuk bertahan seperti ini…

Ku tak tahu apa lagi yang harus ku perbuat
ku hanya dapat berpasrah pada-Mu Tuhan…
tak ada lagi jalan lain yang dapat kutempuh
rasanya semua pintu tlah tertutup rapat,
kecuali Engkau yang selalu memberiku Jalan

Dampingilah aku selalu ya Tuhan
dalam menghadapi kenyataan..

B Hadi P
Tamu


Kembali Ke Atas Go down

PUISI ARI DARI ANDY PRANATA

Post  cina kota on Tue Nov 18, 2008 5:31 pm

Hancur

secercah harapan kau berikan
saat amarah datang di antara kalian berdua
mendetak pada jantungku yang lemah
kau goreskan tinta cinta

kini kau kembali lagi
diriku hanya sebuah penghabisan
kau pun kembali ke belahan hati
ingin segera kuhabiskan sisa nyawaku

bertahan aku di sini
berdekap tiada arah
kasihku engkau di mana?
berabad-abad telah kutunggu

hatiku pecah bagaikan karang terhempas ombak
saat kulihat dirimu bercumbu mesra
pelukan mu dengan hangat pada dirinya
menusuk nadi ku yang sangat dalam
hancur sudah
hancur
lebur....



Satu

Satu, angka pertama dalam kehidupan
Satu, puncak kemenangan
Satu, angka netral yang pernah ada
Satu, angka terkecil namun berarti
Satu, kecil...

Ya, satu adalah angka terkecil
Walaupun kecil, itu berarti lebih
Tuhan menciptakan satu hati
Hati yang kecil. Namun kita dibiarkan menjaganya
Satu hati, hatiku padamu

Mungkin kau mengira hati ini terlalu kecil untukmu
Mungkin banyak hati yang lain yang lebih besar untukmu
Mungkin ada hati yang lebih indah dibanding hatiku
Namun, adakah hati itu setulus hatiku?
Adakah hati sebersih hatiku padamu?
Hanya hati ini yang bisa kuberikan
Aku bukan orang berada
Aku bukan orang yang memiliki semuanya
Aku adalah manusia yang banyak kekurangannya
Inilah aku, aku satu-satunya di dunia ini

Kuberikan satu-satunya hatiku ini
Kuungkapkan segalanya dalam tinta cinta ini
“Ambillah, namun jangan kau hancurkan hati ini”
Aku tidak punya cadangan
Satu hancur, hancurlah semua
Sayang, kamulah satu-satunya
Anugerah terindah dalam hidupku

cina kota

Jumlah posting : 5
Join date : 18.11.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Puisi ari by rmon

Post  remon on Tue Nov 18, 2008 6:25 pm

HAMPA

Hidup ini hampa
Jika kita merasa berkekurangan
Hidup ini hampa
Jika kita menyesalinya
Hidup ini hampa
Jika kita tidak menikmatinya
Hidup ini hampa
Jika kita hidup dalam dunia kita sendiri saja

Hidup akan lebih hampa
Tanpa sebuah keluarga
Hidup akan lebih hampa
Tanpa teman dan sahabat
Hidup akan lebih hampa
Bahkan tanpa seorang musuh sekalipun
Hidup akan lebih hampa
Jika kita hidup sendirian

Hampa hanya ada dalam dunia kita sendiri
Merasuki diri hingga ke dalam
Meracuni pikiran menjenuhkan hati
Merasakan kesendirian yang maya

Kita tidak sendiri
Tuhan ada untuk kita
Dalam bentuk orang di sekeliling kita
Dan kita ada untuk mereka

Hampa hanya ada dalam dunia kita sendiri
Hampa yang sesungguhnya
Adalah hidup jauh dari Tuhan
Jauh dari perintah dan larangan-Nya
Kehilangan koneksi dengan Tuhan
Kehilangan arah dan pedoman hidup

Isilah hidup dengan tawa
Dimana setiap orang bisa menikmatinya
Isilah hidup dengan kasih
Dimana setiap orang membutuhkannya
Isilah hidup dengan iman
Dimana kita bisa menjauhi kehampaan itu sendiri






AYAH

Sedalam laut, seluas langit
Cinta selalu tak bisa diukur
Begitulah ayah menguntai waktunya
Meneteskan keringat dan peluh
Untuk menghidupiku

Ayah tak ada saat aku kesepian
Tapi aku tahu ia selalu berdoa untukku
Ayah tak ada saat aku bersedih
Tapi ia siap untuk mendengar keluh kesahku
Ayah tak ada saat aku menangis
Tapi ia selalu siap untuk menghiburku
Ayah tak ada saat aku kesulitan
Tapi aku tahu ia ingin membantuku
Ayah tak ada saat aku terjatuh
Tapi ia siap untuk mengobatiku
Ayah tak ada saat aku ada di depan
Karena ku tahu ia mendorongku dari belakang
Ayah tak ada di tidurku
Karena ku tahu ia terjaga menjagaku
Ayah tak ada waktu khusus untukku
Tapi ia selalu punya tempat khusus untukku
Di hatinya
Ayah tak pernah menangis dihadapanku
karena ia tidak ingin aku ikut menangis

Waktu memang tak akrab
Denganku dan ayah
Tapi dalan ingatanku
Masih teringat hangatnya ayah

Teruntuk untuk ayahku tercinta
Terima kasih ayah

remon
Tamu


Kembali Ke Atas Go down

Re: Kumpulan Puisi Ari

Post  Tendy on Tue Nov 18, 2008 7:28 pm

Alam

Alamku.
Betapa indahnya alamku ini.
Ku bangga memilikinya.
Terima kasih Tuhan atas pemberianmu
Kepada ku.

Takkan ku sia-siakan ini.
Karena keelokan dan keindahannya .
Selalu memberi rasa nyaman .
Ingin ku selalu merawatmu .

Tetapi tak pernah kubayangkan bisa.
Memiliki alam seindah ini .
Aku akan selalu bersahabat dengan alam .
Walau kadang alam tak bisa bersahabat….


Rumahku


Indah,
Itulah kata yang cocok untukmu .
Ku ungkapkan tulus dari hatiku .
ku bangga memilkimu .

Bersih,
Adalah cerminan darimu .
Keindahan yang kau pancarkan
begitu memesona aku .

Aku merasa bangga ,
Dapat memilikimu .
Ku berjanji pada diriku
Akan selalu merawatmu

Karena kau adalah
Rumahku , Istanaku

Tendy
Tamu


Kembali Ke Atas Go down

puisi ari

Post  edbert on Tue Nov 18, 2008 8:01 pm

Seorang Pejuang

Sakit yang teramat
Pedih yang menusuk dalam
Namun hati ini tak mau memadamkan api perjuangan
Hai merah putih...
Walau kakiku patah,
Kan ku bela dengan pukulan
Jika tangankupun diputuskan,
Kan ku bela dengan teriakan...
Dengan semboyan yang tak bisa putus dari tenggorokan
Dan pabila leherkupun diputuskan,
Kan kubela dengan sorot mata kebencian
Walaupun ku tak bisa lagi berbuat apa-apa lagi
Kata, merdeka...
Kan selalu kukumandangkan
Dalam hati seorang pejuang....
















Surat Kemarau

Mengapa begitu panas.
Benar-benar begitu menyengat.
Apa angin enggan bergerak?
Ataukah ohon-pohon mulai bosan menyejukan?
Seperti sudah tak ada harapan,
Para makhluk berakal budi terus menapak,
Dalam terik yang enggan meredup.
Oooooooh......
Kapankah malam akan datang?
Kapankah penyiksaan ini akan berakhir?
Rerumputan mulai menguning,
Air-air terus menuju kering,
Awan tak mau menangisi,
Polusi mulai merajai.
Air mata yang tak terhitung jumlahnya,
Terus menerus keluar.
Tangisan bayi-bayi polos mengiringi rangkaian hari.
Para iblis mulai tersenyum gila,
Karena putus asa adalah katanya.
Air terus mendekati kedewaan.
Diperebutkan semua insan.
Hujanlah harapan bagi yang berkenan.
Doa terus dipanjatkan,
Satu pohon yang masih kuat menopang turut berdoa,
Berikanlah hujan bagi mereka yang akan mewariskan,
Hehijauan di masa depan.

edbert

Jumlah posting : 2
Join date : 18.11.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kumpulan Puisi Ari

Post  bobi0593 on Tue Nov 18, 2008 8:26 pm

waw untung pas smp pernah buat puisi co-pas !~



BINGUNG


Aku tidak bisa menulis apa-apa
Pikiranku seolah - olah kosong
Aku masih belum mempunyai ide untuk menulis puisi

Menulis tentang bunga aku tak bisa
Menulis tentang burung – burung di udara aku juga tidak bisa
Menulis tentang cinta apa lagi ini aku tidak mampu

Aku menengok ke kiri dan ke kanan
Tidak ada ide yang datang kepadaku
Akhirnya diam saja di tempat

Bingung aku, bingung aku tidak tahu apa yang harus kutulis
Bingung itu sajalah judul puisiku
Atau Siapakah yang dapat membantuku ?

























MALAM SUNYI

Malam yang hening tiada bunyi
sepi sunyi dingin dan membeku
bulan mengintip dari angkasa
tertutup awan hitam yang pekat
rasa gelisah menyelimuti tidurku
ada setitik dua titik air hujan
yang turun jatuh dari angkasa
malam semakin mencekam
membuat orang tidur semakin lelap
sampai jumpa di esok hari
semoga mentari bersinar terang

bobi0593

Jumlah posting : 14
Join date : 05.11.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kumpulan Puisi Ari

Post  yue chAo Rong on Thu Nov 20, 2008 6:03 pm

YOR,,, CEPET EDITT!!!!!!!!!!!!!!!!!! ENTAR GW PRINT, EDIT YANG BAGUS!! JGN AMPE GAK ADA LU.. TAK TAMPOL BESOK

yue chAo Rong

Jumlah posting : 22
Join date : 06.11.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kumpulan Puisi Ari

Post  Vallent on Fri Nov 21, 2008 4:37 pm

Aku dan dirimu

Disini..
Aku trus menunggumu
Berharap kau datang
Mengucapkan satu kalimat cinta padaku

Semuanya aku lakukan
Merubah diriku yang sebenarnya
Memakai topeng kebohongan
Hanya untuk menjadi orang yang kau suka

Aku bahagia tanpa engkau
Banyak sahabat disekelilingku
Aku bahagia bersama mereka
Mereka yang mewarnai hariku

Tapi apalah yang aku harapkan darimu
Kau yang terus membuatku berbohong
Kau yang membuatku jadi orang lain
Kau juga yang telah merusak diriku

Mengapa aku terus sembunyi dalam topeng ini
Menjalani hidup dengan semua kebohongan
Untuk apalah itu semua
Hanya membuatku semakin tertekan

Tidaklah perlu bersembunyi di belakang topeng itu
Aku bisa menjadi diriku sendiri
Diriku yang dikelilingi banyak sahabat
Dan aku bahagia karena itulah AKU

Aku selalu ada untukmu

Aku untukmu..
Apakah kamu tahu itu?
Saat kamu sedih dan menderita..
Saat kamu senang dan gembira..
Aku selalu ada untukmu..

Dengan atau tidak kamu sadari..
Aku selalu disampingmu..
Terima kasih semua yang kau beri..
Semua yang kau bagi..
Dan semua yang kau ajarkan padaku..

Seberapa hebat cobaan..
Seberapa susah rintangan..
Seberapa berat tantangan..
Aku tidak akan goyah..
Aku akan selalu ada untukmu..

Aku takkan pernah tinggalkanmu sendiri..
Kita lawan semua dengan langkah yang pasti..
Percayalah padaku..
Aku akan selalu ada untukmu..
Untuk apapun, kapanpun dan dimanapun..

Vallent
Tamu


Kembali Ke Atas Go down

Re: Kumpulan Puisi Ari

Post  Okenk on Fri Nov 21, 2008 4:44 pm

Permainan

Kehidupan yang selalu bergejolak
Bagai riak ombak tepi pantai
Yang tak henti memberontak
Pada alam yang kejam ini

Kehidupan bagai permainan
Antara aku dan kau
Antara persahabatan
Dan permusuhan

Ketika semua rintangan itu datang padaku
Ketika tak seorang pun mau menoleh padaku
Ketika aku jatuh dalam keterpurukan
Kau selalu ada di dekatku
Beriku pelita baru
Untuk kehidupan yang tak menentu

Sahabat..
Meskipun dunia tak seperti yang kita impikan
Permainan hidup yang tak dapat dipastikan
Namun persahabatan sejati tak kan mudah dihancurkan..

Kita Abadi

Kita adalah warna
Terlukis dalam kertas putih
Tergambar di langit biru
Dan terpahat di atas tangan-Nya

Kita adalah senyum
Canda di dalam bulir air mata
Tawa untuk pemusnah duka

Kita mengubah segalanya
Membuat putih berwarna
Membuat kalbu menyerah
Membuat segalanya jadi indah

Kita adalah kita
Yang selalu mewarnai dunia
Senantiasa abadi
Untuk selamanya

Okenk
Tamu


Kembali Ke Atas Go down

puisi Rhesa

Post  Kamineko on Fri Nov 21, 2008 6:37 pm

Gempa

Kau datang tak terduga
Mengguncang daratan
Menggetarkan rumah-rumah
Merusak semuanya
Jalan rusak
Rumah hancur
Menimbulkan banyak korban
Kenapa engkau datang
Membuat banyak orang sedih
Karena kehilangan mendalam

Hutan

Kau membantu memenuhi kebutuhan kami
Kau mencegah bencana alam
Mencegah rusaknya lingkungan sekitar
Tapi kini manusia merusakmu
Menghabisimu secara liar
Tak sadarkah mereka
Akan segala jasamu
Yang begitu berarti
Bagi kehidupan


Nama :Rhesa Jonathan
Kelas/absen :XB/29

Kamineko

Jumlah posting : 48
Join date : 05.11.08
Age : 23

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kumpulan Puisi Ari

Post  Michael on Fri Nov 21, 2008 8:35 pm

Permainan

Kehidupan yang selalu bergejolak
Bagai riak ombak tepi pantai
Yang tak henti memberontak
Pada alam yang kejam ini

Kehidupan bagai permainan
Antara aku dan kau
Antara persahabatan
Dan permusuhan

Ketika smua rintangan itu datang padaku
Ketika tak seorang pun mau menoleh padaku
Ketika aku jatuh dalam keterpurukan
Kau slalu ada di dekatku
Beriku pelita baru
Untuk kehidupan yang tak menentu

Sahabat..
Meskipun dunia tak seperti yang kita impikan
Permainan hidup yang tak dapat dipastikan
Namun persahabatan sejati tak kan mudah dihancurkan…

----------------------------------------------------------

Kita Abadi

Kita adalah warna
Terlukis dalam kertas putih
Tergambar di langit biru
Dan Terpahat di atas tangan-Nya

Kita adalah senyum
Canda di dalam bulir air mata
Tawa untuk pemusnah duka

Kita mengubah segalanya
Membuat putih bewarna
Membuat kalbu menyerah
Membuat segalanya menjadi indah

Kita adalah kita
Yang selalu mewarnai dunia
Senantiasa abadi
Untuk selamanya

Michael
Tamu


Kembali Ke Atas Go down

Re: Kumpulan Puisi Ari

Post  Scorpion on Fri Nov 21, 2008 8:39 pm

KORUPTOR

Wahai orang terhormat di Senayan
Berdiam disana karena rakyat
Hidup makmur dari uang rakyat
Tak cukupkah cucur keringat darah kami
Kalian terhormat bagai tikus got berdasi
Pajak dari gelandangan sampai direktur
Dipakai bagai tanpa dosa
Demi kesenangan diri kalian
Wahai orang-orang terhormat
Telah kembung perut kalian
Dengan menyedot darah kami
Akankah kalian berhenti untuk sadar
Wahai wakil rakyat
Tulikah kalian mendengar jeritan Indonesia
Tumpulkah hati nurani kalian tuk rasakan derita kami
Doa kami demi kesadaran kalian

Alam
Tiada lagi hal gratis yang berharga
Tapi bukan kepalang indahnya
Tapi disia-siakan kehadirannya
Seperti alam ciptaan Yang Mahakuasa
Serasa fantasi masa kecil
Tapi bukan hal nan mustahil
Kala pohon-pohon menangis tersedu-sedu
Rerumputan turut mengaduh
Waktu itu jugalah kawan
Kita manusia sedang tertawa
Tertawa keras terbahak-bahak
Di atas derita mereka
Kita luar biasa puas
Menyakiti mereka sesuka hati kita
Demi harta benda tak sungguh berguna
Tuk puaskan hasrat buta kita
Wahai umat manusia
Ini saatnya kita mengambil langkah
Selama alam masih sabar
Belum melampiaskan murkanya
By:Nikolas Satrio/XB/24

Scorpion
Tamu


Kembali Ke Atas Go down

Re: Kumpulan Puisi Ari

Post  Scorpion on Fri Nov 21, 2008 8:42 pm

Bwt yg ngurus puisi punya gw 1 bait 4 baris,maklum gw org gaptek kgk ngeryi klo yg diketik ma yg keluar hasilnya beda.Thanks.

Scorpion
Tamu


Kembali Ke Atas Go down

Re: Kumpulan Puisi Ari

Post  zefa on Fri Nov 21, 2008 8:45 pm

Segalanya

Aku telah dicampakan olehmu
Aku telah menderita banyak demi dirimu
Aku mengorbankan diriku sendiri untukmu
Kuhabiskan waktuku untuk memikirkanmu
Tapi, tetap saja...

Ketika aku termenung
Suara hatiku berdengung
"Apa arti dirimu bagiku seorang?"

Mana aku tahu
Musuh bukan
Teman pun bukan

Yang kutahu,
Aku mencintaimu
Aku menyayangimu
Kau adalah segalanya

Andaikan

Andaikan kau milikku
Lihatlah ke langit
Bintang tak berarti apa-apa bagiku

Andaikan kau milikku
Lihatlah ke samudra
Cintaku lebih luas daripada itu

Andaikan kau milikku
Lihatlah ke api
Aku lebih hangat dari itu

Andaikan kau milikku
Lihatlah ke mentari
Aku akan menyinarimu lebih daripada itu

Ah, andaikan kau milikku
Aku menjadi manusia setengah dewa
Aku "lebih" daripada alam semesta

zefa
Tamu


Kembali Ke Atas Go down

Re: Kumpulan Puisi Ari

Post  Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 2 dari 2 Previous  1, 2

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik